“Jika Nadiem Makarim Tetap Jadi Mendikbud, Bangsa Indonesia Bisa Alami Lost Generation!”

  • Whatsapp
Nadiem Makarim
foto: Nadiem Makarim PGRI (mediaindonesia)

SOROT.NET – Meskipun sudah meminta maaf soal program organisasi penggerak (POP), sikap terbaik bagi Nadiem Makarim adalah mengundurkan diri dari kursi Mendikbud.

Penegasan itu disampaikan aktivis senior Haris Rusly Moti menanggapi permintaan maaf Nadiem Makarim, yang juga meminta Muhammadiyah, NU dan PGRI kembali ke POP.

Bacaan Lainnya

“Sobat, sikap terbaik baik seorang @Nadiem_Makarim adalah mengundurkan diri sebagai Mendikbud. Bangsa ini bisa alami Lost Generation jika Nadiem tetap jadi Mendikbud,” tegas Haris di akun Twitter @motizenchannel menanggapi tulisan bertajuk “Minta Maaf, Nadiem Harap Muhammadiyah, NU dan PGRI Kembali ke POP”.

Menurut Haris, sejak awal sudah banyak desakan agar Nadiem dicopot. “Sobat, sejak awal sudah banyak desakan agar Mendikbud @Nadiem_Makarim harus dicopot Bob @habiburokhman orang ini pikir didik siswa itu kayak bikin & operasikan aplikasi star up, manusia dilihat sebagai mesin yang tak punya kultur & sejarah yang membentuknya,” tulis @motizenchannel.

Senada dengan Haris, wartawan senior Syahrial Nasution menyebut kepintaran Nadiem tidak berkorelasi dengan kepantasan sebagai Mendikbud.

“Nah, akhirnya mengakui kebijakannya salah. Kepintaran tidak berkorelasi dengan kepantasan sebagai Mendikbud. Tenaga didik bukan ojeg pangkalan yang bisa disulap jad Ojol…,” tulis Syarial di akun @syahrial_nst.

Sebelumnya, ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Prof. Baedhowi menyatakan bahwa Majelis Dikdasmen tidak terlibat untuk Evaluasi lanjutan Program Organisasi Penggerak.

Dikdasmen saat ini fokus menangani sistem pembelajaran di Sekolah/Madrasah/Pesantren Muhammadiyah selama Pandemi CovidD-19.

“Evaluasi Program Organisasi Penggerak merupakan urusan internal Kemendikbud, untuk itu Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah tidak terlibat dan akan fokus pada peningkatan kualitas guru dan siswa termasuk penanganan sekolah di masa pandemi Covid-19,” tegas Baedhowi seperti dikutip suara muhammadiyah (27/07).

Pertanyaan menarik soal sosok Nadiem Makarim dilontarkan ekonom senior Kwik Kian Gie. “Saya sedang nonton ILC di TVOne. Gimana sih? Nadiem itu lulusan Harvard, inovasi Gojek, diperkenalkan oleh Presiden kita kepada Mark Zukerberg, tokoh zaman now kok dikuliti? Saya mendengarnya sampai deg-degan,” tulis Kwik di akun @kiangiekwik.

Sumber: itoday.co.id

Pos terkait