Kemendagri: Pilkada Serentak Gerakkan Perekonomian Daerah

  • Whatsapp
Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com
Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

SOROT.NET – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dapat menggerakkan kembali perekonomian di daerah yang lesu akibat pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Politik & PUM) Kemendagri, Bahtiar mengatakan, Rp 9 triliun akan dikucurkan ke 270 daerah penyelenggara Pilkada pada Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

“Kemudian tiap pasangan calon juga akan mengeluarkan dana untuk kampanye, artinya ada perputaran ekonomi di sana,” katanya dalam keterangan, Senin (27/7).

Dalam beberapa minggu terakhir Kemendagri telah mengadakan roadshow terkait Pilkada ke beberapa provinsi antara lain, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Papua, Papua Barat, Maluku dan Nusa Tenggara Barat.

Bahtiar mengatakan semua daerah penyelenggara Pilkada menyatakan kesiapannya, bahkan sebagian besar sudah 100 persen menyalurkan dana Pilkada tersebut kepada KPU dan Bawaslu sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Tinggal beberapa daerah yang (pencairannya) masih di bawah 40 persen dan itu sudah kami berikan teguran. Kalau minggu ini tidak ada perkembangan, akan kami panggil,” ujarnya.

Penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Covid-19, lanjutnya, akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi calon pasangan kepala daerah untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat.

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 dapat menggerakkan kembali perekonomian di daerah yang lesu akibat pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Politik & PUM) Kemendagri, Bahtiar mengatakan, Rp 9 triliun akan dikucurkan ke 270 daerah penyelenggara Pilkada pada Desember mendatang.

“Kemudian tiap pasangan calon juga akan mengeluarkan dana untuk kampanye, artinya ada perputaran ekonomi di sana,” katanya dalam keterangan, Senin (27/7).

Dalam beberapa minggu terakhir Kemendagri telah mengadakan roadshow terkait Pilkada ke beberapa provinsi antara lain, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Papua, Papua Barat, Maluku dan Nusa Tenggara Barat.

Bahtiar mengatakan semua daerah penyelenggara Pilkada menyatakan kesiapannya, bahkan sebagian besar sudah 100 persen menyalurkan dana Pilkada tersebut kepada KPU dan Bawaslu sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Tinggal beberapa daerah yang (pencairannya) masih di bawah 40 persen dan itu sudah kami berikan teguran. Kalau minggu ini tidak ada perkembangan, akan kami panggil,” ujarnya.

Penyelenggaraan Pilkada di tengah pandemi Covid-19, lanjutnya, akan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi calon pasangan kepala daerah untuk menjalankan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat.

Sumber: merdeka.com

Pos terkait