Perkantoran Jadi Klaster Baru Covid-19, Akibat Pengawasan Yang Lemah?

  • Whatsapp
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Gembong Warsono/RMOL
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI Jakarta, Gembong Warsono/RMOL

SOROT.NET – Area perkantoran belakangan menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di wilayah DKI Jakarta. Diduga, penerapan protokol kesehatan di area perkantoran tidak diawasi secara ketat.

Menurut anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Gembong Warsono, perkantoran jadi klaster baru bisa terjadi lantaran lemahnya pengawasan yang dilakukan Pemda.

Bacaan Lainnya

“Bukan sekadar kurang, nyaris tidak ada (pengawasan),” kata Gembong saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/7).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan itu menegaskan, Pemprov DKI seharusnya tidak boleh menunggu lonjakan kasus, baru bekerja.

Gembong juga menanggapi alasan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang mengatakan bahwa lonjakan terjadi karena Pemprov DKI tengah gencar memperbanyak tes Covid-19 di Jakarta.

Menurutnya, seberapapun jumlah tes Covid-19 yang dilakukan, jika DKI mampu menekan penularan melalui pengawasan yang tegas maka jumlah positif akan bisa ditekan.

“Kalau memang kita bisa menekan secara baik, maka mau dites berapa kali pun akan tertekan juga (angka). Jadi kenaikan itu jangan dikaitkan dengan kenaikan jumlah orang yang dites,” tegasnya.

Sumber: rmol.id

Pos terkait